Seseorang yang menjadi utusan tentulah seorang yang cakap mewakili pengutusnya. Ia adalah seorang pilihan yang dapat menyampaikan pesan dari pengutusnya secara tepat dan tidak memalukan.
Kita adalah utusan-utusan Tuhan. Kemana kita diutus-Nya? Kita diutus ke kampus, lingkungan, keluarga, bangsa ini dan bahkan bangsa-bangsa.
Yesaya 61:1-4 menyebutkan tugas-tugas yang Tuhan mau untuk kita lakukan (Yes 61:1-4). Singkatnya, tugas kita adalah menyatakan kebenaran dan kebaikan Tuhan bagi orang-orang di sekeliling kita. Mereka bisa siapa saja, bisa teman sebangku kita, teman yang dikucilkan di kampus kita, tetangga kita yang kurang mampu bahkan supir angkot yang biasa kita naiki.
Untuk itu, pastikan kebaikan hati kita diketahui semua orang (Flp 4:5) karena kita adalah utusan-Nya. Marilah kita meneladani sikap Tuhan Yesus yang berkata: Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya (Yoh 4:34).(Rade)
Minggu, 29 Juni 2008
Langganan:
Komentar (Atom)